Goiter Mulltinoduler Nontoksik

Dari perspektif kesehatan dunia, endemik gondok masih menjadi isu penting yang mempengaruhi hingga 12% dari populasi dunia. Penyebaran gondok disebabkan oleh diet kekurangan yodium, yang akhirnya juga bertanggung jawab bagi cretinismâ endemik – masalah kesehatan utama dunia lainnya. Zat Goitrogenic ditemukan dalam diet juga dapat menyumbang. Kekurangan yodium di suatu daerah, selama ini dikarakteristik oleh iodinasi dari komponen diet (misalnya, garam, tepung roti, atau minyak sayur).

Pada gondok endemik, T4 mungkin normal atau menurun, sedangkan T3 normal atau sering meningkat. Hal ini mencerminkan sebuah regulasi penyesuaian diri dengan mekanisme yang mengarah ke perubahan produksi biologis T3 yang lebih kuat. Terapi Exogenous thyroxine akan menyebabkan penurunan gondok ukuran sekitar 80% dari pasien dirawat. Reseksi mungkin ditandai ukuran besar, dalam meningkatkan ukuran saat T4, atau kompresi dari batang tenggorok, kerongkongan, atau vena kava superior.

Di sebagian besar negara-negara maju, istilah gondok yang pada umumnya mengacu pada kelompok penyebab penyakit pada pasien pembesaran kelenjar gondok tidak terpengaruh oleh kekurangan yodium. Khususnya, ia dapat lihat kondisi seperti penyakit Graves’, nodular gondok, kronis lymphocytic thyroiditis, subacute thyroiditis, dan Reidel’s thyroiditis. Dalam penggunaan umum, gondok biasanya merujuk kepada pasien dengan struma nodular, yang mungkin uninodular atau multinodular. Asimtomatik, multinodular gondok adalah umum dan wajar jika jaminan yang meyakinkan bahwa tidak keganasan gondok yang berbahaya dapat diperoleh oleh FNA (AJH), thyroidectomy biasanya tidak diindikasikan. Kadang-kadang, karena jumlah nodules signifikan jika ukuran (> 1 cm), FNA yang diulang selama pengamatan longitudinal menjadi tak berguna. Pasien dapat berubah kecewa dengan prospek dari beberapa seri FNA dan memilih thyroidectomy untuk memudahkan pengelolaan. Gejala kompresi melibatkan jalan udara atau kerongkongan juga merupakan indikasi untuk thyroidectomy. Gondok multinodular menyebabkan thyrotoxicosis (racun multinodular gondok) subklinis atau pasti juga harus dihilangkan. Pilihan untuk pengambilan atau pengangkatan thyroidectomy termasuk subtotal atau total thyroidectomy. Total thyroidectomy adalah pilihan yang lebih disarankan karena kesempatan yang signifikan untuk berulangnya nodular degenerasi dari sisa tiroid setelah subtotal thyroidectomy. Jika gondok yang berkembang porsi substernal, thyroidectomy diperlukan karena ketidakmampuan untuk terus memantau pertumbuhan di mediastinum. Jika kompresi tracheal berkembang secara bertahap, mungkin sebagian besar asimptomatik. Riwayat alami akan situasi ini adalah yang tidak terprediksi adalah kemungkinan krisis pernapasan obstuktif, biasanya diperparah oleh infeksi pernafasan atas. Karena semua penempelan yang penting ke parenchyma tiroid tetap di leher, bahkan substernal goiters yang sangat besar dapat diangkat melalui insisi servikal. Kurang dari 5% sampai 10% akan membutuhkan sternotomy sebagian untuk pengangkatan penuh.

 

Tulisan ini disadur dari Greenfield’ Surgery Edisi 4.

Kelelahan dalam Pandangan Kesehatan

Kelelahan adalah saluh satu alasan keluhan yang paling umum untuk konsultasi kesehatan. Terminologi ini sendiri termasuk berbagai rasa-rasa yang subyektif (kelemahan, penurunan stamina, kekurangan energi, dan lain sebagainya). Banyak penyakit/kelainan yang dimulai dengan kelelahan. Kelelahan organik dibedakan dari kelelahan psikiatrik (depresi, cemas, post traumatic stress disorders) dan kelelahan reaksional (terisolasi).

 

Tanda-tanda Klinis

Pemeriksaan klinis harus menentukan:

< ![if !supportLists]>·         < ![endif]>Waktu dimulainya (onset): progresif (bertahap) atau tiba-tiba, sudah lama atau baru-baru saja, terisolasi atau terhubung dengan gejala-gejala lain, atau terhubung dengan situasi-situasi tertentu (kerja, intensitas kegiatan, perjalanan, penyakit).

< ![if !supportLists]>·         < ![endif]>Sifat lelah yang dikeluhkan: fisik, intelektual, seksual; apakah terjadi di pagi hari (biasanya berasal dari psikologis) atau apakah umum dirasakan pada sore hari (lebih cenderung berasal dari fisik).

< ![if !supportLists]>·         < ![endif]>Terhubung dengan tanda-tanda klinis:

< ![if !supportLists]>o   < ![endif]>Adanya tanda-tanda umum yang berhubungan (kehilangan nafsu makan, kehilangan berat badan, demam) mengarah pada kemungkinan penyebab organik;

< ![if !supportLists]>o   < ![endif]>Asosiasi tanda-tanda klinis berhubungan terhadap suatu sindrom spesifik yang menentukan etiologi: hemoptisis dengan tuberkulosis; dispnea dengan gagal jantung; anemia dan nyeri abdomen dengan infeksi parasit; jaundis dengan hepatitis, dan sebagainya;

< ![if !supportLists]>o   < ![endif]>Pada seorang pasien dengan tanda-tanda asosiasi seperti kesulitan tidur, anoreksia, masalah-masalah behavioural, kesedihan dan pikiran serta reaksi yang menjadi pelan, pikirkanlah akan suatu episode depresi.

Pemeriksaan klinis meliputi:

< ![if !supportLists]>·         < ![endif]>Status nutrisi: antopometri sederhana (tinggi dan berat badan), tanda-tanda defisiensi nutrisi (vitamin, mineral, protein), anemia, dan lain sebagainya.

< ![if !supportLists]>·         < ![endif]>Sistem kardiovaskular: tekanan darah, pulsasi, auskultasi pulmo dan jantung.

< ![if !supportLists]>·         < ![endif]>Sistem digesti.

< ![if !supportLists]>·         < ![endif]>Limpa, hepar, nodus-nodus limfa.

< ![if !supportLists]>·         < ![endif]>Status psikologis (cemas, depresi).

 

Tatalaksana

Kelelahan yang berhubungan dengan sebuah sindrom: tatalaksana faktor penyebab baik itu organik maupun psikiatrik.

Kelelahan terisolasi sering merupakan suatu manifestasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan isu-isu pribadi, hubungan, dan lain sebagainya. Memberikan waktu untuk mendengarkan dapat membantu pasien merasa lebih baik.

 

Sumber: Clinical Guidelines – Diagnosis & Treatment Manual 7th Edition. 2006. Medicines Sans Frontieres.